Pages

Selasa, 13 Juni 2017

Sistem Operasi Android

Sistem operasi android atau os android terdiri dari beberapa versi ,setiap versi android terbaru memiliki nama-nama unik tersendiri dan memiliki beberapa jenis kelebihan mulai dari tampilan hingga optimasi keamana, berikut daftar nama os android, mulai dari versi lama sampai versi terbaru.



Android versi 1.5 (Cupcake)
Android Cupcake menandai kemunculan sistem operasi Android secara komersil. Versi ini juga sekaligus memulai ‘kebiasaan’ Google menamai Androidnya dengan nama-nama makanan sesuai urutan abjad. Di versi ini, Android sebenarnya sudah memiliki berbagai fitur dasar seperti Android yang banyak digunakan di pasaran hingga saat ini. Fitur seperti widget, auto-rotate, dan keybord virtual sudah ada dalam versi ini. Memulai sebagai versi pertamanya di pasaran, Android Cupcake bisa dikatakan sebagai ‘dasar’ dari sistem operasi Android itu sendiri.

Android versi 1.6 (Donut)
Tidak lama setelah peluncuran versi sebelumnya, Android versi 1.6 akhirnya dirilis, yakni sekitar September 2009. Kemunculan Android Donut memberikan penambahan fitur dari versi sebelumnya. Dalam versi ini, smartphone telah mendapat dukungan jaringan CDMA, mesin teks ke suara, serta indikator penggunaan baterai. Selain itu, Google juga melakukan improvisasi, terutama dari segi kenyamanan user saat melakukan searching dengan dukungan browser yang lebih cepat.
Android versi 2.0 – 2.1 (Eclair)
Masih di tahun 2009, Google akhirnya kembali merilis versi terbaru Androidnya yang dinamakan Android Eclair. Selain melakukan perombakan besar-besaran dari segi user experience, dalam versi ini Android juga memiliki tambahan fitur terutama dari segi kamera, yakni adanya penambahan efek warna, fokus, hingga flash.
Android versi 2.2 (Froyo)
Android versi ini bisa dikatakan sebagai versi awal-awal Android mulai populer di Indonesia. Saat itu, Android Froyo mulai digunakan oleh vendor besar seperti Samsung dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk di Indonesia. Dalam versi Android Froyo, ada tambahan fitur yang cukup signifikan, seperti USB Tethering, Wi-Fi Hotspot, dan juga push notification seperti yang kita gunakan hingga sekarang.
Baca Juga:  Dari Sisi Sains, Inilah Penjelasan Tentang Manfaat Air Zam Zam
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada akhir 2010, versi terbaru Android kembali dirilis. Perubahan terbesar yang dialami oleh versi ini adalah improvisasi di bidang selfie camera. Selain itu, Android Gingerbread juga dilengkapi dengan Near Field Communication (NFC).
Android versi 3.0 (Honeycomb)
Android Honeycomb muncul sekitar Februari 2011. Dibandingkan dengan Android komersil yang lain, versi ini mungkin tidak terlalu populer di kalangan pengguna smartphone karena hanya dikhususnya untuk versi tablet. Meski begitu, pada awal kemunculannya, Android Honeycomb dilihat sangat elegan dan futuristik.
Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Android versi ini menandai semakin seriusnya Google dalam mengembangkan sistem operasinya. Penyatuan konsep tablet dan smartphone ditambah dengan user interface yang sangat minimalis membuat Android versi ini menjadi salah satu yang paling digemari dan meledak di pasaran.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Versi 4.0 menandai fitur dalam Android yang benar-benar sudah lengkap, sehingga pada pembaruannya, yakni versi 4.1, Google lebih mengoptimalkan untuk keamanan pada sistem operasi Android.
Baca Juga:  Smartphone Manakah yang Merajai Penjualan Global Selama 2016?
Android versi 4.4 (KitKat)
Android KitKat muncul sekitar tahun 2013 lebih memfokuskan pada user experience. Selain itu, versi KitKat juga membutuhkan batasan minimal RAM. KitKat termasuk versi Android paling populer yang bahkan masih banyak digunakan hingga tahun kemarin.
Android versi 5.0 (Lollipop)
Android Lollipop merupakan versi pertama Android yang mengusung konsep Material design yang masih banyak digunakan hingga sekarang.
Android 6.0 (Marshmallow)
Kehadiran versi Marshmallow menandai keseriusan Google mengembangkan berbagai fitur yang telah dimulai dari versi sebelumnya. Yang paling menandai dari Android versi 6.0 adalah fitur-fitur canggih seperti Doze, sensor sidik jari, hingga multi-window.
Android 7.0 (Nougat)
Sebenarnya versi ini belum banyak dimiliki oleh smartphone yang ada di pasaran, karena memang belum lama dirilis, yakni sekitar Agustus 2016. Pada versi ini, Android lebih memaksimalkan fitur multi-window yang telah dimulai di versi sebelumnya.
Android O
Hingga artikel ini ditulis, Android O belum secara resmi dirilis. Google baru mengeluarkan versi developer preview untuk dicoba para pengembang yang akan segera menggunakan versi terbaru Android terbaru ini begitu resmi dirilis. namun dari banyak artikel yang saya baca "Oreo" kemungkinan akan dipilih oleh google untuk nama Android O.

Sabtu, 20 Mei 2017

Network Layer pada Jaringan Komputer

Sebuah jaringan komputer, baik jaringan komputer yang besar maupun jaringan komputer yang kecil, memiliki sebuah struktur yang simple, namun kompleks. Untuk penyusunan perangkat kerasnya, mungkin jaringan komputer memiliki struktur yang cukup simple, karena hanya menghubungkan antar perangkat keras saja.
Akan tetapi, secara logic dan dari segi softwarenya, jaringan komputer memiliki struktur yang sangat kompleks dan cenderung rumit, karena terdiri dari banyak sekali struktur, dan banyak sekali proses yang harus dilewati oleh sebuah data di dalam jaringan komputer tersebut.
Salah satu struktur kompleks yang harus dilalui oleh sebuah data di dalam jaringan komputer adalah lapisan – lapisan atau layer jaringan. Layer jaringan mengacu pada OSI layer, yangmerupakan sebuah sistem jaringan yang terdiri dari 7 buah lapisan logic yang harus dilalui oleh setiap paket data di dalam jaringan komputer agar bisa ditransmisikan dari satu komputer ke komputer lainnya.
Singkatnya, ketika anda akan mengirimkan sebuah data melalui jaringan komputer, data yang anda kirimkan akan melewati proses yang panjang, yaitu dengan melewati 7 buah sistem lapisan logic, yang terdiri dari :
  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data Link Layer
  7. Physical layer
Ketujuh lapisan logic inilah yang memiliki peran penting dalam proses transmisi data yang berlangsung di dalam sebuah jaringan komputer, yang tentu saja bekerja secara logic, dan tidak bisa kita lihat secara kasat mata.

Network Layer
Salah satu layer atau lapisan yang terdapat di dalam sistem lapisan OSI layer yang cukup memiliki peran penting adalah network layer. Lapisan yang bekerja pada tingkat ke 5 ini merupakan lapisan yang memiliki peran penting dalam proses transmisi jaringan komputer. Penjelasan lebih lengkap mengenai network layer dapat dilihat pada penjelasan di bawah ini.

Apa itu Network Layer?
Network layer jaringan komputer atau yang bisa juga kita kenal dengan istilah lapisan jaringan merupakan salah satu bagian layer pada keseluruhan sistem OSI Layer Reference Model yang terdiri dari 7 buah lapisan atau layer. Network layer adalah layer atau lapisan yang bekerja di antara data link layer dan transport layer, tergantung pada proses yang sedang berlangsung.
Network layer merupalan sistem logic yang sangat erat kaitannya dengan proses transmisi data, karena menghubungkan komputer ke dalam berabagai jaringan – jaringan yang sudah ada. MAC address juga memiliki peran penting dalam lapisan ini, bersamaan dengan pendefinisian dari IP address (Internet Protocol).

Fungsi dari Network Layer
Network layer, yang merupakan lapisan ke lima pada keseluruhan sistem jaringan OSI Layer memiliki beberapa fungsi dalam jarignan komputer. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari network layer :
  1. Menentukan tujuan data pada sebuah jaringan
Sebuah data dan juga paket data tentu saja memiliki tujuan. Tujuan dari paket data tersebut adalah komputer lainnya yang juga sudah terhubung ke dalam jaringan. Untuk dapat menentukan komputer mana yang akan ditransmisikan paket datanya, maka network layer memiliki peran yang sangat penting. Network layer akan menentukan kemana sebuah paket data akan ditransmisikan, sesuai dengan perintah yang sdah diberikan kepadanya.
  1. Mendefinisikan alamat IP
Untuk dapat menentukan komputer mana yang akan menjadi tujuan dan juga menerima paket data yang akan ditransmisikan, maka network layer kemudian akan mendefinisikan masing – masing alamat IP atau IP address. IP address merupakan sebuah alamat unik yang dimiliki oleh setiap komputer yang terhubung ke dalam suatu jaringan komputer.
Dengan begitu, nantinya network layer akan lebih mudah menentukan tujuan dari paket data yang akan dikirimkan olehnya. IP address ini akan secara otomatis didefinisikan dan dicari oleh network layer, sebagai alamat tujuan paket data tersebut.
  1. Membuat header pada peket – paket data yang ada
sponsored links
Header diibaratkan seperti sebuah ‘judul’ pada paket data. Dengan adanya header ini, paka paket data (yang merupakan bagian atau fragmen dari sebuah data) akan memiliki header tersendiri dan tidak akan terpecah belah. Misalnya, sebuah data bernama X, akan dipecah ke dalam bentuk paket data, dengan masing – masing header “X1, X2, X3, dst”.
Dengan adanya header ini, maka setiap paket data akan memiliki header yang sama, sehingga ketika nantinya paket data akan disatukan kembali menjadi sebuah data yang utuh, paket data tersebut dapat disatukan kembali dengan mudah, dan bisa terdeteksi apabila ada paket data yang hilang ataupun mengalami kerusakan.
  1. Melakukan proses routing
Proses routing merupakan proses pemberian rute dari sebuah paket data. Selain membantu mendefinisikan IP address, network layer juga memilki fungsi yang sangat penting untuk meneruskan paket data yang sudah ada menuju penerimanya melalui rute – rute tertentu. namun demikian, rute – rute tersebut sudah terlebih dahulu didefinisikan melalui apa yang kita kenal dengan nama tabel routing.
Dengan demikian tiap paket data akan dikirmkan ke alamt yang sudah didefinisikan sebelumnya, sehingga dapat mencegah terjadinya salah alamat.

Perangkat keras yang berhubungan dan digunakan dalam network layer

Sama seperti lapisan logic lainnya, network layer merupakan lapisan yang tidak dapat dilihat dan diraba secara fisik, namun memiliki asosiasi dan keterkaitan kerja yang erat dengan perangkat keras jaringan komputr secara fisik. Salah satu perangkat keras yang bekerja dengan network layer adalah router.

Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang memiliki fungsi sangat penting dalam meneruskan paket data dari satu lokasi ke lokasi lainnya dengna menggunakan rute – rute tertentu. Dalam router, kita juga mengenal istilah tabel routing, yaitu merupakan sebuah sistem tebel, yang mirip seperti sistem peta atau sistem penjadwalan, yang berisi jalur atau rute mana saja yang bisa dilewati oleh sebuah paket data, rute atau jalan mana yang sdah tidak bisa digunakan, serta pembuatan rute baru.

Dalam prosesnya, network layer menggunakan protocol yang mendukung pengalamatan secara hierarkis, dimana protocol tersebut mengijinkan adanya alamat unik dan batasan wilayah, serta metode untuk melakukan pemilihan jalur di saat sebuah data ingin berhubungan dengan jaringan lain.

Cara mudah membuat Routing Static Sederhana

Pada pembuatan Static Routing ini kita menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer.


Pertama buatlah sebuah cluster jaringan dengan 3 buah router dengan tambahan modul WIC-1T serta 2 PC dan 1 Laptop. Dan disusun sedemikian rupa sehingga seperti pada gambar berikut.

Selanjutnya buat Settingan Config Fast Ethernet0/0 pada masing-masing Router. Caranya cukup klik router yang ingin di setting.




Dan berikut adalah settingan Config Serial0/0/0 pada Router 1 dan 2. Dan Serial0/1/0 pada Router 2 dan 3.




Selanjutnya buat IP Route pada tab CLI di setiap Router seperti pada gambar. Jika berhasil maka akan muncul tulisan seperti pada gambar berikut.


Jika sudah, Test jaringan dengan cara ping lewat Comand Promp  seperti pada gambar berikut.

Sekian cara membuat static routing, kurang lebihnya mohon maaf ;D

Jumat, 24 Maret 2017

Jenis-jenis Mikrokontroler

Jenis-Jenis Mikrokontroler

Jenis-Jenis Mikrokontroler secara umum mikrokontroler terbagi menjadi 3 keluarga besar yang ada di pasaran. Setiap keluarga memepunyai cirri khas dan karekteriktik sendiri sendiri, berikut pembagian keluarga dalam mikrokontroler:

Keluarga MCS51

Mikrokonktroler ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC. Sebagian besar instruksinya dieksekusi dalam 12 siklus clock. Mikrokontroler ini berdasarkan arsitektur Harvard dan meskipun awalnya dirancang untuk aplikasi mikrokontroler chip tunggal, sebuah mode perluasan telah mengizinkan sebuah ROM luar 64KB dan RAM luar 64KB diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk akses program dan memori data.

Salah satu kemampuan dari mikrokontroler 8051 adalah pemasukan sebuah mesin pemroses boolean yang mengijikan operasi logika boolean tingkatan-bit dapat dilakukan secara langsung dan secara efisien dalam register internal dan RAM. Karena itulah MCS51 digunakan dalam rancangan awal PLC (programmable Logic Control).
 

AVR

Mikrokonktroler Alv and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock. AVR adalah jenis mikrokontroler yang paling sering dipakai dalam bidang elektronika dan instrumentasi.

Secara umum, AVR dapat dikelompokkan dalam 4 kelas. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral dan fungsinya. Keempat kelas tersebut adalah keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega dan AT86RFxx.

PIC

PIC ialah keluarga mikrokontroler tipe RISC buatan Microchip Technology. Bersumber dari PIC1650 yang dibuat oleh Divisi Mikroelektronika General Instruments. Teknologi Microchip tidak menggukana PIC sebagai akronim,melaikan nama brandnya ialah PICmicro. Hal ini karena PIC singkatan dari Peripheral Interface Controller, tetapi General Instruments mempunyai akronim PIC1650 sebagai Programmabel Intelligent Computer.

PIC pada awalnya dibuat menggunakan teknologi General Instruments 16 bit CPU yaitu CP1600. * bit PIC dibuat pertama kali 1975 untuk meningkatkan performa sistem peningkatan pada I/). Saat ini PIC telah dilengkapi dengan EPROM dan komunikasi serial, UAT, kernel kontrol motor dll serta memori program dari 512 word hingga 32 word. 1 Word disini sama dengan 1 instruki bahasa assembly yang bervariasi dari 12 hingga 16 bit, tergantung dari tipe PICmicro tersebut. Silahkan kunjungi www.microchip.com untuk melihat berbagai produk chip tersebut.

Pada awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface Controller. Tetapi pada perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer. PIC termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instruments dengan nama PIC1640. Sekarang Microhip telah mengumumkan pembuatan PIC-nya yang keenam.

PIC cukup popular digunakan oleh para developer dan para penghobi ngoprek karena biayanya yang rendah, ketersediaan dan penggunaan yang luas, database aplikasi yang besar, serta pemrograman (dan pemrograman ulang) melalui hubungan port  serial yang terdapat pada komputer.


Masing-masing keluarga mempunyai turunan sendiri-sendiri. Sekarang kita akan membahas pembagian jenis-jenis mikrokontroler yang telah umum digunakan.

Mikrokontroler AT89S52

Mikrokontroler 89S52 merupakan versi terbaru dibandingkan mikrokontroler AT89C51 yang telah banyak digunakan saat ini. AT89S52 mmpunyai kelebihan yaitu mempunyai flash memori sebesar 8K bytei, RAM 256 byte serta 2 buah data pointer 16 bit, Spesifikasinya:
  •     Kompatibel dengan keluarga mikrokontroler MCS51 sebelumnya.
  •     8 K Bytes In system Programmable (ISP) flash memori dengan kemampuan 1000 kali baca/tulis
  •     Tegangan kerja 4-5 V
  •     Bekerja dengan rentang 0 – 33MHz
  •     256×8 bit RAM internal
  •     32 jalur I/O dapat deprogram
  •     3 buah 16 bit Timer/Counter
  •     8 sumber interrupt
  •     saluran full dupleks serial UART
  •     watchdog timer
  •     dual data pointer
  •     Mode pemrograman ISP yang fleksibel (Byte dan Page Mode)

Jenis-jenis Mikrokontroler Atmel lain yang ada di pasaran adalah sebagai berikut:
1. Atmel AT91 series (ARM THUMB architecture)
  •     Atmel AVR32
  •     AT90, Tiny & Mega series – AVR (Atmel Norway design)
  •     Atmel AT89 series (Intel 8051/MCS51 architecture)
  •     MARC4

2. AMCC
Hingga Mei 2004, mikrokontroler ini masih dikembangkan dan dipasarkan oleh IBM, hingga kemudian keluarga 4xx dijual ke Applied Micro Circuits Corporation, jenis-jenisnya yaitu:
  •     403 PowerPC CPU (PPC 403GCX)
  •     405 PowerPC CPU (PPC 405EP, PPC 405GP/CR, PPC 405GPr, PPC NPe405H/L)
  •     440 PowerPC Book-E CPU (PPC 440GP, PPC 440GX, PPC 440EP/EPx/GRx, PPC 440SP/SPe)

Cypress MicroSystems

Jenis dari Cypress MicroSystems yang ada di pasaran adalah CY8C2xxxx (PSoC)

Freescale Semiconductor

Hingga 2004, mikrokontroler ini dikembangkan dan dipasarkan oleh Motorola, yang divisi semikonduktornya dilepas untuk mempermudah pengembangan Freescale Semiconductor, adapun jenis-jenisnya yaitu sebagai berikut:

    8-bit (68HC05 (CPU05), 68HC08 (CPU08), 68HC11 (CPU11))
    16-bit (68HC12 (CPU12), 68HC16 (CPU16), Freescale DSP56800 (DSPcontroller))
    32-bit (Freescale 683XX (CPU32), MPC500, MPC 860 (PowerQUICC), MPC 8240/8250 (PowerQUICC II), MPC 8540/8555/8560 (PowerQUICC III))

Fujitsu

Jenis chip mikrokontroler yang dikeluarkan oleh fujitsu diantaranya adalah sebagai berikut:

    F²MC Family (8/16 bit)
    FR Family (32 bit)
    FR-V Family (32 bit RISC)

Holtek

Chip mikrokontroler keluaran holtek adalah jenis HT8.

Intel

Intel adalah salah satu perusahan yang banyak mengeluarkan jenis chip di pasaran, secara umum intel mengeluarkan dua jenis chip mikrokontroler yaitu:

    8-bit (8XC42, MCS48, MCS51, 8061, 8xC251)
    16-bit (80186/88, MCS96, MXS296, 32-bit, 386EX, i960)

Microchip

Dalam mengeluarkan produknya, microchip membagi produknya kedalam beberapa jenis yaitu:

    Low End, Mikrokontroler PIC 12-bit
    Mid Range, Mikrokontroler PIC 14-bit (PIC16F84, PIC16F877)
    16-bit instruction PIC
    High End, Mikrokontroler PIC 16-bit

National Semiconductor

Jenis chip mikrokontroler yang dikeluarkan oleh National Semiconductor adalah jenis COP8 dan CR16.

NEC

NEC mempunyai beberapa jenis chip mikrokontroler yang ada dipasaran yaitu : jenis 17K, 75X, 78K, V850.

Philips Semiconductors

Ada tiga jenis chip mikrokontroler yang dikeluarkan oleh perusahaan ini yaitu : LPC2000, LPC900, LPC700.

Renesas Tech. Corp.

Renesas adalah perusahan patungan Hitachi dan Mitsubishi. Perusahaan ini mengeluarkan beberapa jenis mikrokontroler yang ada dipasaran yaitu : H8, SH, M16C, M32R.

ST Microelectronics

STMicroelectronic merupakan salah satu perusahaan yang bergerak juga dalam produksi chip mikrokontroler, diantaranya produknya adalah : ST 62, ST 7.

Texas Instruments

Dua jenis chip mikrokontroler yang di produksi oleh perusahaan ini adalah : TMS370, MSP430.

Western Design Center

Perusahaan Wistern Design Center memproduksi dua tipe chip mikrokontroler yang beredar di pasaran yaitu:

    Tipe 8-bit (W65C02-based µCs)
    Tipe 16-bit (W65816-based µCs)

Ubicom

Ubicom memproduksi beberapa tipe chip mikrokontroler diantaranya adalah:

    SX-28, SX-48, SX-54
    Seri Ubicom’s SX series adalah jenis mikrokontroler 8 bit yang, tidak seperti biasanya, memiliki kecepatan tinggi, memiliki sumber daya memori yang besar, dan fleksibilitas tinggi. Beberapa pengguna menganjurkan mikrokontroller pemercepat PICs. Meskipun keragaman jenis mikrokontroler Ubicom’s SX sebenarnya terbatas, kecepatan dan kelebihan sumber dayanya yang besar membuat programmer bisa membuat perangkat virtual lain yang dibutuhkan. Referensi bisa ditemukan di Parallax’s Web site, sebagai penyalur utama.
    IP2022
    Ubicom’s IP2022 adalah mikrokontroler 8 bit berkecepatan tinggi (120 MIPs). Fasilitasnya berupa: 64k FLASH code memory, 16k PRAM (fast code dan packet buffering), 4k data memory, 8-channel A/D, various timers, and on-chip support for Ethernet, USB, UART, SPI and GPSI interfaces.

Xilinx

Ada dua jenis chip mikrokontroler yang dikeluarkan oleh perusahaan Xilink diataranya adalah:

    Microblaze softcore 32 bit microcontroller
    Picoblaze softcore 8 bit microcontroller

ZiLOG

Dua jenis chip mikrokontroler dari ZiLOG yang ada di pasaran adalah:

    Z8
    Z86E02



Disamping itu, Ada banyak mikrokontroller yang dirancang oleh produsen sebagai sarana hobi. Biasanya mikrokontroller seperti ini dimuati interpreter BASIC, dihubungkan ke bagian Dual Inline Pin bersama power regulator dan beberapa fasilitas lain. PICs sepertinya sangat popular untuk jenis ini, barangkali karena adanya perlindungan terhadap listrik statis. Diantara produk ini adalah:

Parallax, Inc

BASIC Stamp. Nama besar di mikrokontroler BASIC, meskipun sebenarnya lamban dan harganya tidak sebanding.
SX-Key. Harga murahnya harus dibayar dengan kualitas yang buruk.

PicAxe

Murah, tidak lebih dari sekedar PIC yang dimuati BASIC. Bagian programmernya ditancapi dengan 3 resistors. Penawaran BASIC menawarkan fungsionalitas yang besar dengan adanya fasilitas IF..GOTO secara terbatas

Sumber : http://www.immersa-lab.com

Kamis, 16 Maret 2017

Perbedaan Sistem Keamanan Bank BNI dan Bank BCA

 Perbedaan Sistem Keamanan Bank BNI dan Bank BCA


     Hai sobat pembaca dimanapun kalian berada... kali ini gue mau review singkat keamanan informasi pada Bank BNI dan Bank BCA, sebagaimana tulisan ini adalah bagian dari tugas softskill. Selamat membaca ;)


1. Bank BNI (Bank Negara Indonesia)

    Penerapan sistem baru yang dilakukan oleh Bank BNI yaitu dengan penggunaan BNI ICONS (Integrated and Centralized Online System) yang diharapkan dapat terjadi pembenahan mekanisme dan penambahan kapabilitas layanan serta meningkatkan daya saing perusahaan ditengah persaingan bisnis perbankan yang semakin kompetitif.
 
Keamanan Informasi
  • BNI e-Secure adalah alat pengaman tambahan untuk transaksi finansial di BNI Internet Banking.
  • BNI e-Secure berfungsi menghasilkan PIN yang selalu berganti (Dynamic PIN) setiap kali nasabah melakukan transaksi finansial, tanpa BNI e-Secure Anda masih bisa mengakses Layanan BNI Internet Banking untuk melakukan transaksi non finansial antara lain melihat Informasi Saldo dan mutasi transaksi.
  • Rekening yang dapat diakses adalah Tabungan (BNI Taplus, BNI Taplus Utama, BNI Taplus Mahasiswa, BNI Taplus Pegawai, BNI Tapenas), BNI Giro Perorangan (rupiah ataupun valas), BNI Deposito (rupiah ataupun valas) dan Rekening Pinjaman Perorangan dengan syarat memiliki Customer Information File yang sama.
  • Aman, layanan BNI Internet Banking mengutamakan kemudahan dan keamanan informasi serta transaksi finansial anda.
  • Menggunakan Internasional Internet Standard Security SSL 3.0 dengan sistim enkripsi 128-bit, suatu sistem pengacak informasi yang tercanggih saat ini, sehingga informasi pribadi & keuangan anda lebih terjamin keamanannya.
  • Anda juga akan membuat sendiri User ID & Password BNI Internet Banking yang unik, sehingga tidak ada duplikasi dan hanya anda yang mengetahuinya. Setiap kali Login, anda hanya diperkenankan mengulang Password BNI Internet Banking yang salah sebanyak tiga kali sebelum akses tersebut diblokir untuk mencegah penyalahgunaan yang tidak bertanggung jawab. Setiap transaksi finansial harus menggunakan alat pengaman tambahan yang disebut BNI e-Secure dimana setiap transaksi akan diberikan nomor referensi yang digunakan apabila ada pertanyaan atau terjadi suatu masalah yang berhubungan dengan transaksi tersebut. Jika tidak terdapat aktivitas selama beberapa menit, sistem secara otomatis akan mengakhiri (log-out) akses anda untuk mencegah penyalahgunaan yang tidak berwenang.  

BNI Internet Banking mempunyai sistem pengamanan sebagai berikut :

  • Menggunakan sistem keamanan standar internasional dengan enskripsi SSL128 bit oleh Verisign. SSL 128 bit (Secure Socket Layer), yaitu lapisan pertama sistem pengamanan BNI Internet Banking yang lazim digunakan dalam dunia perbankan. Dengan menggunakan SSL ini, semua data yang dikirimkan dari server BNI Internet Banking ke komputer nasabah dan sebaliknya selalu melalui proses enkripsi (acak secara sistem) dengan menggunakan sandi 128-bit yang hanya diketahui oleh komputer nasabah dan server BNI Internet Banking. Dengan demikian, pihak-pihak lain tidak akan dapat mengartikan transmisi data tersebut apabila menerimanya.
  • Pengamanan pintu akses BNI Internet Banking dengan firewall. 
  • Proses registrasi Layanan BNI Internet Banking dilakukan melalui BNI ATM menggunakan PIN BNI Card. 
  • Proses aktivasi melalui www.bni.co.id atau langsung ke https://ibank.bni.co.id menggunakan PIN registrasi dan nomor BNI Card yang digunakan untuk registrasi di BNI ATM. 
  • User ID dan Password dibuat oleh Pengguna saat aktivasi BNI Internet Banking, berupa kombinasi alphabet dan numeric (alphanumeric). 
  • Password BNI Internet Banking dapat diubah kapan saja oleh Pengguna BNI Internet Banking. 
  • Sistem BNI Internet Banking dilengkapi dengan session time out dimana akan otomatis Log Off. 
  • Alat tambahan untuk transaksi finansial menggunakan BNI e-Secure yang akan menghasilkan kombinasi angka yang berubah-ubah (dynamic PIN) setiap kali Pengguna melakukan transaksi.
  • PIN BNI e-Secure dibuat oleh Pengguna dan digunakan setiap kali mengaktifkan/ menyalakan BNI e-Secure . BNI e-Secure akan otomatis mati apabila tidak digunakan dalam waktu 45 (empat puluh lima) detik.

    2. Bank BCA (Bank Central Asia)

    
    Sistem Keamanan E-Banking pada Bank BCA :   
  • Confidentiality, Aspek confidentiality memberi jaminan bahwa data-data tidak dapat disadap oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Serangan terhadap aspek ini adalah penyadapan nama account dan PIN dari pengguna Internet Banking. Penyadapan dapat dilakukan pada sisi terminal (komputer) yang digunakan oleh nasabah atau pada Jaringan (network) yang mengantarkan data dari sisi nasabah ke penyedia jasa Internet Banking. Penyadapan di sisi komputer dapat dilakukan dengan memasang program keylogger yang dapat mencatat kunci yang diketikkan oleh pengguna. Penggunaan keylogger ini tidak terpengaruh oleh pengamanan di sisi jaringan karena apa yang diketikkan oleh nasabah (sebelum terenkripsi) tercatat dalam sebuah berkas. Penyadapan di sisi jaringan dapat dilakukan dengan memasang program sniffer yang dapat menyadap data-data yang dikirimkan melalui jaringan Internet. Pengamanan di sisi network dilakukan dengan menggunakan enkripsi. Teknologi yang umum digunakan adalah Secure Socket Layer (SSL) dengan panjang kunci 128 bit.
  • Integrity, Aspek integrity menjamin integritas data, dimana data tidak boleh berubah atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu cara untuk memproteksi hal ini adalah dengan menggunakan checksum, signature, atau certificate. Mekanisme signature akan dapat mendeteksi adanya perubahan terhadap data. Selain pendeteksian (dengan menggunakan checksum, misalnya) pengamanan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan mekanisme logging (pencatatan) yang ekstensif sehingga jika terjadi masalah dapat dilakukan proses mundur (rollback).
  • Authentication, aspek Authentication digunakan untuk meyakinkan orang yang mengakses servis dan juga server (web) yang memberikan servis. Mekanisme yang umum digunakan untuk melakukan authentication di sisi pengguna biasanya terkait dengan: 
    • Sesuatu yang dimiliki (misalnya kartu ATM, chipcard)
    • Sesuatu yang diketahui (misalnya userid, password, PIN, TIN)
    • Sesuatu yang menjadi bagian dari kita (misalnya sidik jari, iris mata). 
  • Salah satu kesulitan melakukan authentication adalah biasanya kita hanya menggunakan userid/account number dan password/PIN. Keduanya hanya mencakup satu hal saja (yang diketahui) dan mudah disadap. Pembahasan cara pengamanan hal ini ada pada bagian lain. Sementara itu mekanisme untuk menunjukkan keaslian server (situs) adalah dengan digital certificat.
  • Non-repudiation, aspek nonrepudiation menjamin bahwa jika nasabah melakukan transaksi maka dia tidak dapat menolak telah melakukan transaksi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan digital signature yang diberikan oleh kripto kunci publik (public key cryptosystem). Mekanisme konfirmasi (misal melalui telepon) juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi kasus. Penggunaan logging yang ekstensif juga dapat mendeteksi adanya masalah. Seringkali logging tidak dilakukan secara ekstensif sehingga menyulitkan pelacakan jika terjadi masalah.
  • Availability, aspek availability difokuskan kepada ketersediaan layanan. Jika sebuah bank menggelar layanan Internet Banking dan kemudian tidak dapat menyediakan layanan tersebut ketika dibutuhkan oleh nasabah, maka nasabah akan mempertanyakan keandalannya dan meninggalkan layanan tersebut. Bahkan dapat dimungkinkan nasabah akan pindah ke bank yang dapat memberikan layanan lebih baik. Serangan terhadap availability dikenal dengan istilah Denial of Service (DoS) attack. Sayangnya serangan seperti ini mudah dilakukan di Internet dikarenakan teknologi yang ada saat ini masih menggunakan IP (Internet Protocol) versi 4. Mekanisme pengamanan untuk menjaga ketersediaan layanan antara lain menggunakan backup sites, DoS filter, Intrusion Detection System (IDS), network monitoring, DisasterRecovery Plan (DRP), Business Process Resumption. Istilah-istilah ini memang sering membingungkan (dan menakutkan).
Metode Keamanan
 
       Layanan ini menggunakan beberapa metode keamanan terkini seperti:
  • Penggunaan protokol Hyper Text Transfer Protokol Secure (HTTPS), yang membuat pengiriman data dari server ke ISP dan klien berupa data acak yang terenkripsi.
  • Penggunaan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL) 128 bit, dari Verisign. Dengan SSL inilah, transfer data yang terjadi harus melalui enkripsi SSL pada komunikasi tingkat socket.
  • Penggunaan user ID dan PIN untuk login ke layanan Internet Banking ini.
  • Penggunaan metode time out session, yang menyebabkan bila setelah 10 menit nasabah tidak melakukan aktivitas apapun, akses tidak berlaku lagi.
  • Penggunaan PIN untuk setiap aktivitas perbankan. PIN ini di-generate dari Token PIN.


Sekian review singkat tentang keamanan antara Bank BNI dan Bank BCA, dibuatnya tulisan ini semata-mata untuk memenuhi tugas "Interaksi Manusia & Komputer". Jadi jika ada kurang lebihnya mohon maaf ;) Wassalam..



Sumber : http://ezaapahlevi.blogspot.co.id/2014/06/teknologi-yang-digunakan-pada-bank-bni.html
               http://dewipurbaningty.blogspot.co.id/2016/02/sistem-informasi-manajemen-e-banking.html

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "